Infaq, Yuk!

infakAda tiga macam harta yang sebenarnya menjadi hak milik kita sejati:

  1. Makanan yang telah kita makan
  2. Pakaian kita yang telah rusak dan
  3. Harta-harta yang telah kita shodakohkan ke Sabilillah.

Selain dari tiga harta tersebut pasti akan kita tinggalkan, akan rusak dan tidak bermanfaat bagi diri kita. Harta-harta yang kita shodakohkan dengan karna Alloh akan terus berkembang dan menjadi simpanan kita di akhirat.

3 – (2958) حَدَّثَنَا هَدَّابُ بْنُ خَالِدٍ، حَدَّثَنَا هَمَّامٌ، حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ مُطَرِّفٍ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ: أَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَقْرَأُ: أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ، قَالَ: ” يَقُولُ ابْنُ آدَمَ: مَالِي، مَالِي، قَالَ: وَهَلْ لَكَ، يَا ابْنَ آدَمَ مِنْ مَالِكَ إِلَّا مَا أَكَلْتَ فَأَفْنَيْتَ، أَوْ لَبِسْتَ فَأَبْلَيْتَ، أَوْ تَصَدَّقْتَ فَأَمْضَيْتَ؟ “،

…dari Muthorif, ayahnya meriwayatkan: saya datang pada Nabi s.a.w. dan beliau sedang membaca surat أَلْهَاكُمُ التَّكَاثُرُ, Nabi bersabda: “Anak Adam berkata: Ini hartaku, ini hartaku”, Allah berfirman: “Tidak ada harta bagimu kecuali apa-apa yang telah kamu makan hingga habis, atau pakaian yang telah engkau pakai hingga rusak atau apa-apa yang telah engkau shodakohkan maka engkau teruskan”.

[Shohih Muslim No. 2958 Kitabu Zuhdi warrok’iq]


Rasulullah s.a.w. menegaskan bahwa di dunia ini banyak manusia yang kaya dan berlebihan harta namun di akhirat miskin tidak memiliki apa-apa dan masuk neraka karena bakhil untuk mensedekahkan hartanya ke Sabilillah. Infak fii Sabilillah adalah salah satu bentuk shodakoh spesifik dalam Islam. Berbeda dengan zakat yang terbatas pada jenis harta tertentu dan dibayarkan setahun sekali setelah harta tersebut mencapai nisob, infak wajib dibayarkan setiap orang Islam ke Sabilillah sebagian dari penghasilan/rizki yang diperolehnya setiap saat, dari manapun sumbernya dan berapapun besarnya penghasilan itu.

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ (261)

Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan harta mereka dalam Sabilillah seperti perumpamaan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji, dan Allah melipat gandakan (pahala) bagi siapa yang Ia kehendaki dan Allah Maha Luas dan Maha Mengetahui.

[Surat Al-Bakarah ayat 261]

 

وَأَنْفِقُوا مِنْ مَا رَزَقْنَاكُمْ مِنْ قَبْلِ أَنْ يَأْتِيَ أَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُولَ رَبِّ لَوْلَا أَخَّرْتَنِي إِلَى أَجَلٍ قَرِيبٍ فَأَصَّدَّقَ وَأَكُنْ مِنَ الصَّالِحِينَ (10)

Dan infakkanlah sebagian dari apa-apa yang telah Aku (Allah) memberi rizki kepada kalian sebelum jika datang salah seorang kamu sekalian kematian maka mereka berkata Ya Tuhanku seandainya engkau beri kesempatan sedikit lagi maka aku akan membenarkan dan aku akan menjadi orang yang berbuat baik.
[Surat Al-Munafikun ayat 10]
 
Infaq adalah kewajiban yang harus dilaksanakan setiap Muslim kondisi apapun; kaya atau miskin, senang maupun susah, sesuai dengan firman Allah dalam surah Ali Imran ayat 133 dan 134, bahwa orang bertaqwa adalah mereka yang mau berinfaq dalam kondisi mudah maupun sulit, ringan atau berat, kaya atau miskin.

وَسَارِعُوا إِلَى مَغْفِرَةٍ مِنْ رَبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالْأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ (133) الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (134)

Berlomba-lombalah kalian pada pengampunan dari Tuhanmu dan (berlomba-lombalah mencari) Surga yang luasnya (sama dengan) langit dan bumi disediakan bagi orang-orang yang bertaqwa. Yaitu orang-orang yang menginfakkan hartanya dalam kondisi mudah dan sulit dan dapat menahan marah dan mau memaafkan sesama manusia.

[Surah Ali Imron(3) ayat 133 – 134]
Iklan

4 responses to “Infaq, Yuk!

  1. Sukriwahidin

    Jika saya belajar disini apa sudah termasuk mankul

  2. Kejarlah ilmu dengan berguru..murid mendengarkan..guru menerangkan..lihat pedoman..kemudian pahami dan simpan dalam hati..dan satukan dengan fikiran..kemudian amalkan..

  3. Apa perbedaan zakat, infak dan shodaqoh? kalau zakat setahu saya sudah ditentukan persentase yang harus dikeluarkan, apakah infak juga ada persentase berapa yang harus dikeluarkan?

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s