Tahallul, Cukur Gundul Setelah Haji

(LDII) Haji Cukur GundulSalah satu sunah setelah selesai haji adalah mencukur gundul rambut kepala / Tahallul.

Untuk laki-laki disunahkan cukur gundul atau menggunting rata rambut kepala. Sedang bagi perempuan cukup menggunting ujung rambut kira-kira seujung jari.

Selesainya haji adalah setelah selesai melempar jumrah aqobah di Mina tanggal 10 Dhul-Hijjah. yang berarti semua larangan ihram sudah halal kecuali menjima’ istri. 10 Dhul-Hijjah juga dikenal dengan Yaumu Nahr, Harinya menyembelih.

Jamaah haji yang cukur gundul setelah tahalul dari haji mendapatkan doa pengampunan dan rahmat dari Rasulullah SAW, «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ», Ya Allah ampunilah orang-orang yang cukur gundul”, sebagaimana tertulis dalam Hadist Sunan Ibni Majah No. 3043 Kitabu Manasik.

3041 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ، ح وحَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ خَلَّادٍ الْبَاهِلِيُّ قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ، وَوَكِيعٌ، وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ، قَالُوا: حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ سَلَمَةَ بْنِ كُهَيْلٍ، عَنِ الْحَسَنِ الْعُرَنِيِّ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: «إِذَا رَمَيْتُمُ الْجَمْرَةَ، فَقَدْ حَلَّ لَكُمْ كُلُّ شَيْءٍ، إِلَّا النِّسَاءَ» فَقَالَ لَهُ رَجُلٌ: يَا ابْنَ عَبَّاسٍ وَالطِّيبُ؟ فَقَالَ: «أَمَّا أَنَا، فَقَدْ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُضَمِّخُ رَأْسَهُ بِالْمِسْكِ، أَفَطِيبٌ ذَلِكَ، أَمْ لَا»
__________
[حكم الألباني] صحيح


… Ibni Abbas meriwayatkan: Ketika kalian selesai melempar jumrah aqobah, sungguh-telah halal bagi kalian segala sesuatu, kecuali menjima’ istri. Maka seorang laki-laki bertanya pada Ibni Abbas: Wahai Ibni Abbas bagaimana dengan minyak wangi. Ibni Abbas menjawab: Adapun saya melihat Rasulallah SAW membasahi rambutnya dengan minyak wangi, apakah demikian itu memakai wewangian atau tidak?

Hadist Sunan Ibni Majah No. 3041 Kitabu Manasik

 

3043 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، وَعَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ قَالَ: حَدَّثَنَا عُمَارَةُ بْنُ الْقَعْقَاعِ، عَنْ أَبِي زُرْعَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ» قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَالْمُقَصِّرِينَ؟ قَالَ: «اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُحَلِّقِينَ» ثَلَاثًا قَالُوا: يَا رَسُولَ اللَّهِ وَالْمُقَصِّرِينَ، قَالَ: «وَالْمُقَصِّرِينَ»
__________
[حكم الألباني] صحيح

… Abi Hurairah meriwayatkan: Rasulullah SAW berdoa: “Ya Allah ampunilah orang-orang yang cukur gundul”,

Mereka berkata: “Wahai Rasulullah dan bagaimana orang yang potong rambut?”

Nabi berdoa: “Ya Allah ampunilah orang-orang yang cukur gundul”, tiga kali.

Mereka (umat Islam) bertanya: “Wahai Rasulullah dan bagaimana orang yang potong rambut?”

Nabi berdoa: “Dan orang-orang yang potong rambut”.

[Hadist Sunan Ibni Majah No. 3043 Kitabu Manasik]
Iklan

3 responses to “Tahallul, Cukur Gundul Setelah Haji

  1. suatu saat ane pasti gt…. amin3x

  2. assalamualaikum.. maaf ada yg terkirim tp belum komplet..sy mau nanya bolehkah sy mengamalkan artikel2 ini meskipun belum mangkul langgsung dgn mubalighnya/apakah juga boleh disampaikan kpd jmh lainnya..mohon pejelasannya krn sy tempo bertnya yg demikian belum dijwb..alhamdulillah jaza kumulohu khoiro..

  3. Ping-balik: Larangan-larangan Selama Ihram Haji dan Umrah | Pengajian LDII

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s