Imbalan Mengajarkan Al-Quran

Nasehat LDII - Minta Upah Mengajarkan Al-QuranSering menjadi pertanyaan masyarakat umum, bagaimana LDII tetap eksis dan terus berkembang? Jawabnya adalah militansi dai dan mubaligh. Pada masanya para dai dan mubaligh LDII harus meninggalkan keluarga, anak-anak dan istri mereka, tanpa bekal apapun kecuali ilmu Quran dan Hadist, juga tanpa pamrih apapun kecuali ridha Allah.

Jiwa dan semangat amar ma’ruf menyebarkan Ilmu Quran dan Hadist ini dilandasi firman Allah dalam Al-Quran dan sabda Nabi dalam Al-Hadist berikut:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ (104)

Dan hendaklah ada diantara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan (islam), memerintah kebaikan dan mencegah dari kemungkaran. Merkalah orang-orang yang beruntung.
[Surah Ali Imran ayat 104]
 

3461 – حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ الضَّحَّاكُ بْنُ مَخْلَدٍ، أَخْبَرَنَا الأَوْزَاعِيُّ، حَدَّثَنَا حَسَّانُ بْنُ عَطِيَّةَ، عَنْ أَبِي كَبْشَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً، …ِ»

… dari Abdillah bin Amri, sesungguhnya Nabi SAW bersabda:”Sampaikan dariku walaupun hanya satu ayat … “
[Hadist Shohih Bukhori No.3461 Kitabu Al-Hadisi Al-Ambya’]

Ini merupakan tantangan bagi para dai, mubaligh dan guru agama pada masa sekarang, untuk tetap menjaga kemurnian niat dan tujuannya. Jangan sampai terbesit dalam hati sedikitpun niat mencari penghidupan dunia dengan mengajarkan agama lebih-lebih mengkomersialkan agama dengan memasang tarip mengajar atau memberikan ceramah.

2148 – حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ زِيَادٍ الْمَوْصِلِيُّ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ ثَعْلَبَةَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ عَلَّمْتُ نَاسًا مِنْ أَهْلِ الصُّفَّةِ الْقُرْآنَ وَالْكِتَابَةَ فَأَهْدَى إِلَيَّ رَجُلٌ مِنْهُمْ قَوْسًا فَقُلْتُ لَيْسَتْ بِمَالٍ وَأَرْمِي عَنْهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهَا فَقَالَ إِنْ سَرَّكَ أَنْ تُطَوَّقَ بِهَا طَوْقًا مِنْ نَارٍ فَاقْبَلْهَا

Ubadah bin Shomit meriwayatkan: Aku mengajar manusia dari ahli masjid pada Al-Quran dan tulis menulis, maka seorang laki-laki memberiku hadiah sebuah busur panah. Aku (Ubadah bin Shomit) katakan, “tidak ada benda lain”. Dan aku jatuhkan (shodakohkan) busur tersebut dalam sabilillah. Kemudian aku tanyakan hal tersebut pada Rasulullah SAW. Maka Nabi menjawab, ”Seandainya engkau suka dikalungi busur tersebut dari kalung api maka terimalah”.
[Hadist Ibni Majah Jus 2 No. 2148 Bab Imbalan atas Mengajarkan Al-Quran (Shohih)]
 

2149 – حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ أَبِي سَهْلٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَعْدَانَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَلْمٍ عَنْ عَطِيَّةَ الْكَلَاعِيِّ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ عَلَّمْتُ رَجُلًا الْقُرْآنَ فَأَهْدَى إِلَيَّ قَوْسًا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنْ أَخَذْتَهَا أَخَذْتَ قَوْسًا مِنْ نَارٍ فَرَدَدْتُهَا

… dari Abi bin Ka’bin meriwayatkan aku mengajar seseorang pada Al-Quran maka aku diberi hadiah sebuah busur panah. Maka aku melaporkan masalah tersebut pada Rasulillah SAW. Maka (Rasulullah SAW) menjawab,”Jika engkau menerimanya engkau akan menerima busur api (di neraka)”. Maka aku kembalikan busur tersebut
[Hadist Ibni Majah Jus 2 No. 2149 Bab Imbalan atas Mengajarkan Al-Quran (Shohih)]

Iklan

6 responses to “Imbalan Mengajarkan Al-Quran

  1. Mencari dunia ada ilmunya, mencari akhirat juga ada ilmunya. Kalau ilmu agama untuk mencari dunia sebenarnya merupakan penyalahgunaan yang menurut saya lebih berat daripada korupsi

  2. saya bangga menjadi warga LDII. Di sinilah saya mendapatkan banyak ilmu yang bermanfaat. hanya berpesan, agar dipertegas masalah remaja/ muda-mudi yang kini semakin banyak melakukan pelanggaran, baik dalam berpakaian, tingkah laku, maupun dalam pergaulan. Hingga nasihat teman saja tidak cukup ampuh jika tidak disertai dengan ketegasan pengurus dalam menyikapi hal ini. intinya, saya turut prihatin dan merindukan masa dahulu ketika kefahaman agama benar-benar menjadi prinsip setiap warga LDII. Alhamdulillahijaza kumullahukhoiroo..

  3. Saya bersukur mengikuti pengajian LDII, banyak sekali ilmu yang saya peroleh, nasehat2 agama yg bisa bisa menajdi bekal menghadapi kehidupan dunia yg makin meterialistik dan pergaulan yang makin bebas….. terutama bekal dalam mendidik anak dan membina rumah tangga.

  4. Kita harus Taubat

  5. AWW. Saya domisili di taman mini. Mohon info untuk pengajian LDII terdekat. Ajzkh.

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s