Islam di Akhir Zaman

Nasehat LDII - Islam Akhir Jaman - Ada satu nilai fundamental yang ditananamkan oleh Allah Ta’ala kepada kaum Muslimin yaitu memperjuangkan agama Allah dengan harta dan diri. Umat Islam dimanapun dituntut untuk menyisihkan sebagaian kekayaannya demi tegaknya shiar Islam. Juga, setiap individu Muslim wajib membela Islam dengan tenaga, fikiran, bahkan nyawanya. فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ, apakah mereka membunuh atau dibunuh, begitu bunyi Al-Quran surah At-Taubah (9) ayat 111.

إِنَّ اللَّهَ اشْتَرَى مِنَ الْمُؤْمِنِينَ أَنْفُسَهُمْ وَأَمْوَالَهُمْ بِأَنَّ لَهُمُ الْجَنَّةَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَيَقْتُلُونَ وَيُقْتَلُونَ وَعْدًا عَلَيْهِ حَقًّا فِي التَّوْرَاةِ وَالْإِنْجِيلِ وَالْقُرْآنِ وَمَنْ أَوْفَى بِعَهْدِهِ مِنَ اللَّهِ فَاسْتَبْشِرُوا بِبَيْعِكُمُ الَّذِي بَايَعْتُمْ بِهِ وَذَلِكَ هُوَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ (111)

Sesungguhnya Allah telah membeli orang-orang beriman, dirinya dan hartanya dengan Surga untuknya. Mereka berjuang dalam agama Allah, membunuh atau dibunuh, janji baginya haq dalam Taurat dan Injil dan Qur’an. Dan siapakah yang bisa lebih menepati janji selain Allah? Maka bergembiralah dengan perdagangan yang telah engkau lakukan dan demikian itu keuntungan yang besar.

[Surah At-Taubah (9) ayat 111]

 
Akan tetapi, pengaruh kehidupan modern yang serba materialistis dan liberal saat ini mengikis nilai-nilai prinsip yang sudah ditanamkan dalam Taurat, Injil dan Quran itu. Peluang usaha yang ketat menjadikan banyak Muslimin hanyut dalam persaingan dunia dan melalaikan nilai-nilai agama. Perkembangan teknologi menjadikan manusia terlelap dengan berbagai kenyamanan duniawi, hingga enggan mempelajari Kitabillah dan malas beribadah.

Konsekuensinya, perilaku umatpun jauh bergeser dari nilai-nilai perjuangan Islam. Banyak partai Islam yang hanya nama dan bendera saja. Alih-alih memperjuangkan syariat Islam para politikus Islam malah larut dalam lingkungan pragmatis yang senang kehidupan dunia. Banyak orang kaya menjadi bakhil, tidak mau membayar zakat dan lalai terhadap anak yatim dan dhuafa’. Begitu juga para ulama, kyai, ustad dan guru agama sudah enggan menyebarkan ilmunya kecuali mendapat fasilitas dan bayaran tinggi.

Tertulis dalam Hadist Abi Dawud No. 4297 Kitabul Malahim, Rasulullah s.a.w. pernah menggambarkan kehidupan umat Islam pada akhir jaman sebagai buih air bah, yang terombang-ambing ombak dan mudah hancur ditiup angin. Islam nampak besar dari luar namun keropos di dalam. Kaum Muslimin kelihatan banyak namun TIDAK mempunyai kekuatan, gampang terbawa arus, bisa didekte dan mudah ditaklukkan.

Akhirnya Islam menjadi bahan cemoohan. Banyak tokoh Islam jatuh wibawanya, karena mereka tergiur kesenangan dunia dan takut mati membela agamanya!

4297 – حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الدِّمَشْقِيُّ، حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ بَكْرٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ جَابِرٍ، حَدَّثَنِي أَبُو عَبْدِ السَّلَامِ، عَنْ ثَوْبَانَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا» ، فَقَالَ قَائِلٌ: وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ؟ قَالَ: «بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ، وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ، وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمُ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ، وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمُ الْوَهْنَ» ، فَقَالَ قَائِلٌ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، وَمَا الْوَهْنُ؟ قَالَ: «حُبُّ الدُّنْيَا، وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ»
__________
[حكم الألباني] : صحيح

… Rasulullah s.a.w. bersabda: “Pasti terjadi beberapa umat saling mengajak untuk mengalahkan kalian sebagaimana orang-orang yang makan saling mengajak makan pada satu wadah makan (beramai-ramai mendatangi).

Maka seseorang bertanya: “Apakah karena jumlah kita (orang beriman) sedikit pada masa itu?

Nabi menjawab: “Bahkan pada saat itu jumlah kalian banyak, akan tetapi kalian seperti buih banjir dan niscaya sungguh Allah mencabut rasa takut dari hati musuh kalian dan niscaya sungguh Allah memasukkan “wahnun” dalam hati kalian”.

Maka seorang laki-laki bertanya: “Apakah wahnun itu ya Rasulullah?”

Nabi menjawab: “Senang pada dunia dan takut pada mati”.

[Hadist Abi Dawud No. 4297 Kitabul Malahim]
Iklan

One response to “Islam di Akhir Zaman

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s