Keistimewaan Kota Madinah

LDII - Keistimewaan Kota Madinah -Sebagai domisili Rasulullah s.a.w. dan salah satu basis pengembangan dakwah Islam, Madinah merupakan situs penting dalam Islam. Selain terdapat masjid Nabawi, peninggalan Nabi yang fenomenal, Madinah memiliki beberapa keistimewaan. Salah satunya bahwa Allah menjamin keamanan kota Madinah, sebab barang siapa yang berniat merusak kota Madinah maka Allah akan menghancurkannya seperti garam yang larut dalam air. Keistimewaan-keistimewaan lain kota Madinah bisa dikaji dalam Hadist Ibni Majah Bab No. 104 Kitabul Manasik.

Menjadi kota suci kedua setelah Makah, Rasulullah s.a.w pernah menyarankan Muslimin bila mungkin hendaknya wafat di Madinah, sebab Beliau akan menyaksikan pada orang-orang yang mati di Madinah kelak pada hari kiamat.

Di akhir zaman, keimanan (agama Islam) akan kembali ke Madinah seperti ular yang pulang ke liangnya setelah berkelana, demikian dijelaskan oleh Rasulullah s.a.w. dalam Hadist Ibni Majah No. 3111. Jadi di Madinah-lah tempat orang-orang beriman terakhir sebelum datangnya kiamat.

3111 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ نُمَيْرٍ، وَأَبُو أُسَامَةَ، عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ، عَنْ خُبَيْبِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ حَفْصِ بْنِ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْإِيمَانَ لَيَأْرِزُ إِلَى الْمَدِينَةِ، كَمَا تَأْرِزُ الْحَيَّةُ إِلَى جُحْرِهَا»
__________
[حكم الألباني] صحيح
… Abu Hurairah meriwayatkan: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya keimanan akan kembali ke kota Madinah sebagaiman pulangnya seekor ular ke liangnya.”
[Hadist Ibni Majah No. 3111 Kitabul Manasik]

 

3112 – حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ خَلَفٍ قَالَ: حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمْ أَنْ يَمُوتَ بِالْمَدِينَةِ، فَلْيَفْعَلْ، فَإِنِّي أَشْهَدُ لِمَنْ مَاتَ بِهَا»
__________
[حكم الألباني] صحيح
… Ibnu Umar meriwayatkan: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barang siapa mampu dari kamu sekalian apabila meninggal dunia di Madinah maka lakukanlah, maka sesungguhnya Saya menyaksikan pada orang-orang yang mati di Madinah”.
[Hadist Ibni Majah No. 3112 Kitabul Manasik]

 

3114 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدَةُ بْنُ سُلَيْمَانَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَرَادَ أَهْلَ الْمَدِينَةِ بِسُوءٍ، أَذَابَهُ اللَّهُ، كَمَا يَذُوبُ الْمِلْحُ فِي الْمَاءِ»
__________
[حكم الألباني] صحيح
… Abi Hurairah meriwayatkan: Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barang siapa berniat jelek terhadap kota Madinah, Allah akan menyiksanya seperti meleburnya garam dalam air”.
[Hadist Ibni Majah No. 3114 Kitabul Manasik]
Iklan

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s