Waris Ayah dan Ibu

Di antara prinsip-prinsip ilmu faroid dalam Islam antara lain:

  • LDII - Waris Ayah Ibu -Dalam pembagian harta waris tidak dikenal bilangan desimal pecahan tak terhingga, seperti: 0.176470588…, 0.052631579… dan seterusnya. Pembagi harus berupa pecahan bulat sehingga nominal harta dapat dibagi habis bulat tanpa sisa pecahan, seperti: ½, ¼, 1/8, 1/20 dan seterusnya.
  • Diantara nilai bagian beberapa ahli waris yang tidak sama harus ditemukan bilangan kelipatan sehingga keseluruhan harta bisa dibagi bulat habis. Bilangan pembagi itu disebut dengan ASHAL MASHALAH [اصل المسألة].
  • Nilai bilangan pembagi untuk masing-masing ahli waris telah ditetapkan dalam Kitabillah sesuai dengan kedudukan dan hubungan ahli waris dengan si mayit. Di antara ahli waris ada yang ditetapkan sebagai AHLI WARIS ASHOBAH, yang bagiannya tidak menurut ketentuan Quran namun berupa sisa dari ahli waris-ahli waris lainnya. Ahli waris ashobah ditetapkan oleh Rasulillah adalah laki-laki yang tertua dari struktur ahli waris; kakek, ayah atau anak laki-laki.
    4 – (1615) حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، وَمُحَمَّدُ بْنُ رَافِعٍ، وَعَبْدُ بْنُ حُمَيْدٍ، وَاللَّفْظُ لِابْنِ رَافِعٍ، قَالَ إِسْحَاقُ: حَدَّثَنَا، وَقَالَ الْآخَرَانِ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ ابْنِ طَاوُسٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «اقْسِمُوا الْمَالَ بَيْنَ أَهْلِ الْفَرَائِضِ عَلَى كِتَابِ اللهِ، فَمَا تَرَكَتِ الْفَرَائِضُ فَلِأَوْلَى رَجُلٍ ذَكَرٍ»
    … Rasulullah s.a.w. bersabda: “Bagilah harta antara ahli waris menurut Kitabillah, maka apa-apa yang tersisa adalah bagi ahli waris laki-laki yang awal”.
    [Hadist Shohih Muslim No. 4 (1615) Kitabul Faroid]
  • Dalam level keturunan yang sama berlaku ketentuan bagian seorang laki-laki dua kali lipat bagian perempuan; antara kakek dan nenek, paman dan bibi, anak pria dan anak wanita.
  • Bagian beberapa anak laki-laki dalam satu keluarga adalah masing-masing sama rata.
  • Harta yang dibagikan kepada ahli waris adalah setelah diselesaikan hutang dan wasiat si mayit.

Salah satu ketentuan Allah tentang pembagaian waris yang ditetapkan dalam Kitab Suci Al-Quran adalah bagian AYAH dan IBU. Seorang mayit yang tidak mempunyai istri dan meninggalkan anak maka bagian ayah dan ibu masing-masing 1/6 (seperenam) bagian dari total harta peninggalan atau 1/3 untuk total keduanya, ayah dan ibu.

وَلِأَبَوَيْهِ لِكُلِّ وَاحِدٍ مِنْهُمَا السُّدُسُ مِمَّا تَرَكَ إِنْ كَانَ لَهُ وَلَدٌ فَإِنْ لَمْ يَكُنْ لَهُ وَلَدٌ وَوَرِثَهُ أَبَوَاهُ فَلِأُمِّهِ الثُّلُثُ
Dan bagi kedua orang tua (ayah dan ibu) masing-masing seperenam dari harta peninggalan bila si mayit memiliki anak laki-laki dan apabila tidak memiliki anak laki-laki dan bagian kedua orang tua maka untuk ibunya adalah sepertiga.
[Surah An-Nisa ayat 11]
Ayah 1/6 1
Ibu 1/6 1
Anak laki-laki Ashobah = 4/6 4
Ashal Mashalah => 6

Dalam contoh kasus tabel di atas, ashal mashalah pembagain waris adalah 6 (enam). Artinya total seluruh harta harus dibagi enam. Dari enam bagian harta waris tersebut bagian ayah adalah satu bagian, bagian ibu adalah 1 bagian dan bagian satu orang anak laki-laki adalah 4 bagian.

Ayah 1/6 1/6 3/18 3
Ibu 1/6 1/6 3/18 3
Anak laki-laki Ashobah = 4/6 2/3X4/6 8/18 8
Anak perempuan 1/3X4/6 4/18 4
Ashal Mashalah => 6 X 3 = 18

Dalam contoh kasus tabel di atas, ashal mashalah semula adalah 6 sesuai dengan bagian ayah dan ibu. Namun karena ketentuan bagian anak laki-laki dua kali lipat bagian anak perempuan maka dalam lingkup bagian anak, waris ashobah, harta harus dibagi 3 sehingga ashal masalah menjadi 6X3=18. Dalam pembagian final harta waris perbandingan perolehan hak waris sudah sesuai dengan ketentuan Kitabillah yaitu ayah dan ibu masing-masing 3/18 atau 1/6 dan bagian anak laki-laki 2X bagian anak perempuan.

Ayah 1/6 1/6 1
Ibu 1/6 1/6 1
Anak perempuan 2/3 = 4/6 2/6 2
Anak perempuan 2/6 2
Ashal Mashalah => 6

Mayit Tidak Mempunyai Anak

Apabila mayit tidak meninggalkan anak maka ditetapkan bagian ibu adalah 1/3 (sepertiga).

Ibu 1/3 1
Ayah Ashobah = 2/3 2
Ashal Mashalah => 3
Iklan

Komentar ditutup.