Memaafkan dan Tidak Marah

Memaafkan dan Tidak Marah - Satu lagi sifat zuhud yang harus dimiliki seorang mu’min yaitu memaafkan dan tidak marah. “Barangsiapa menahan marah sedangkan ia mampu dan mempunyai alasan untuk meneruskan marahnya, Allah akan mengundang pimpinan makhluk pada hari kiamat sehingga menyuruh memilih bidadari mana yang ia inginkan”. Demikian sabda Nabi s.a.w. tertulis dalam Kitabulzuhdi Babul Halim Hadist ibnu Majah Jilid 3 No. 4186.

Allah subhanahu wata’aala melalui surah Ali Imran ayat 134 menegaskan: “Orang bertaqwa adalah mereka yang menginfakkan hartanya dalam keadaan mudah dan keadaan susah dan dapat menahan marah dan memaafkan sesama manusia”.

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ (134)
… (orang bertaqwa adalah) Orang-orang yang menginfakkan hartanya dalam keadaan mudah maupun sulit dan yang menahan marah dan memaafkan sesama manusia, dan Allah senang pada orang-orang yang berbuat kebaikan.”
[Surah Ali Imran ayat 134]

4186 – حَدَّثَنَا حَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى قَالَ: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ قَالَ: حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ، عَنْ أَبِي مَرْحُومٍ، عَنْ سَهْلِ بْنِ مُعَاذِ بْنِ أَنَسٍ، عَنْ أَبِيهِ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «مَنْ كَظَمَ غَيْظًا وَهُوَ قَادِرٌ عَلَى أَنْ يُنْفِذَهُ، دَعَاهُ اللَّهُ عَلَى رُءُوسِ الْخَلَائِقِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ، حَتَّى يُخَيِّرَهُ فِي أَيِّ الْحُورِ شَاءَ»
__________
[حكم الألباني] حسن
… swesungguhnya Rasulallohu shallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa menahan marah sedangkan ia mampu untuk meneruskannya, Allah memanggil kepala makhluk pada hari kiamat, sehingga menawarkan bidadari mana yang ia inginkan.”
[Hadist ibnu Majah Jilid No. 4186 Kitabulzuhdi]

 

4189 – حَدَّثَنَا زَيْدُ بْنُ أَخْزَمَ قَالَ: حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ عُمَرَ قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ، عَنْ يُونُسَ بْنِ عُبَيْدٍ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَا مِنْ جُرْعَةٍ أَعْظَمُ أَجْرًا عِنْدَ اللَّهِ، مِنْ جُرْعَةِ غَيْظٍ كَظَمَهَا عَبْدٌ ابْتِغَاءَ وَجْهِ اللَّهِ»
__________
[حكم الألباني] صحيح
… Rasulullah s.a.w. bersabda: “Tidak ada dari amalan yang lebih besar pahalanya disisi Allah daripada amalan amarah yang seorang hamba menahannya karena mencari wajah Allah.”
[Hadist ibnu Majah Jilid No. 4189 Kitabulzuhdi]
Iklan

3 responses to “Memaafkan dan Tidak Marah

  1. ijin copast ya gaan jazakumullohukhoiro

  2. Sangat bermanfaat..terutama bagi yang sudah berkeluarga..Ajkh

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s