Dakwah Nabi Muhammad Pada Kaisar Romawi

dakwah-nabiRasulalloh s.a.w. pernah mengirimkan surat dakwah kepada Kaisar Romawi berisi ajakan untuk menetapi agama Islam. Setelah menerima surat dari Nabi, Kaisar mencoba mencari tahu tentang Kenabian Muhammad s.a.w. Adalah Abu Sofyan beserta kafilah dagang Quraisy yang berkesempatan menghadap Kaisar Romawi untuk memberikan penjelasan tentang Nabi Muhammad s.a.w. Pada tahun 6 hijriyah saat perjanjian damai Hudaibiyah, ketika Abu Sofyan dan rombongan sedang berdagang di negeri Syam (Syria saat ini) mereka diminta oleh utusan Kaisar Romawi untuk menghadap Kaisar Hiruqla. Pertemuan rombongan Abu Sofyan dan Kaisar Romawi terjadi  di dalam istana kerajaan Romawi dan kaisar duduk di singgasananya dengan mengenakan mahkota dikelilingi oleh para menteri dan pejabat Romawi. Abu Sofyan adalah salah seorang tokoh kafir Quraisy yang benci dengan Islam dan memusuhi Nabi Muhammmad s.a.w. Namun akhirnya Abu Sofyan mendapatkan hidayah Allah dan masuk Islam sehari menjelang dikuasainya kota Mekah oleh kaum Muslimin (Fathul Makkah). Dialog antara Kaisar Romawi dan Abu Sofyan tercatat dalam Hadist Bukhari no. 2940 Kitabul Jihad.

Kaisar : “Siapakah diantara kalian yang paling dekat kekerabatannya dengan orang yang mengaku Nabi itu?”
Abu Sofyan : “Sayalah orang paling dekat dengan Muhammad”
Kaisar : “Apa hubunganmu dengan Muhammad?”
Abu Sofyan : “Muhammad adalah putra pamanku”
Kaisar : “Bagaimanakah nasab (keturunan) laki-laki itu?
Abu Sofyan : “Dia (Muhammad) adalah keluargaku dari keturunan yang baik”
Kaisar : “Adakah orang yang mengaku Nabi sebelumnya?”
Abu Sofyan : “Tidak ada”
Kaisar : “Apakah sebelumnya kalian menganggap Muhammad sebagai orang yang suka dusta?”
Abu Sofyan : “Tidak”
Kaisar : “Apakah ia keturunan raja?”
Abu Sofyan : “Bukan”
Kaisar : “Apakah pengikutnya orang-orang kaya atau para dhuafa?”
Abu Sofyan : “Kebanyakan mereka orang-orang miskin”
Kaisar : “Apakah pengikutnya terus bertambah atau berkurang?”
Abu Sofyan : “Terus berkembang”
Kaisar : “Adakah orang yang murtad karena marah pada ajarannya setelah masuk Islam?”
Abu Sofyan : “Tidak ada”
Kaisar : “Apakah ia pernah berkhianat?”
Abu Sofyan : “Tidak pernah, saat ini kami sedang dalam perjanjian damai”
Kaisar : “Apakah kalian saling berperang?”
Abu Sofyan : “Ya”
Kaisar : “Bagaimanakah peperangan kalian”
Abu Sofyan : “Kami pernah menang dan selanjutnya mereka yang menang”
Kaisar : “Apakah yang diajarkan oleh Muhammad?”
Abu Sofyan : “Dia mengajak menyembah Allah Yang Esa jangan menyekutukanNya dengan suatu apapun, dan ia melarang ibadah seperti nenek moyang kami, dan memerintahkan pada kami sholat dan shodakoh, dan menjaga diri dari dosa dan menepati janji, dan mendatangkan amanah”

Setelah mendengarkan penjelasan Abu Sofyan maka Kaisar Romawi menyatakan pembenarannya atas Kenabian Muhammad s.a.w. Ciri-ciri utusan Allah tergambar persis dari penjelasan Abu Sofyan:

  • Semua Nabi memilki nasab keturunan yang baik
  • Seandainya ada orang lain yang mengaku Nabi sebelumnya maka bisa diduga bahwa Muhammad hanya meniru-niru
  • Seorang Nabi tidak pernah bedusta pada manusia dalam hidupnya. Orang yang tidak berdusta pada manusia berarti ia juga tidak mau berdusta pada Allah
  • Para Nabi bukanlah keturunan raja, kalau seorang keturunan raja mengaku Nabi bisa diduga ia sedang berusaha melanggengkan kekuasaan ayahnya
  • Pengikut Utusan Allah adalah kebanyakan orang-orang miskin dan lemah
  • Pengikut agama yang benar selalu bertambah hingga mapan sempurna
  • Para pengikut Nabi tidak akan pernah marah dan murtad karena telah mendapatkan kebahagiaan hati / iman
  • Seorang rasul pembawa agama yang benar tidak akan pernah berkhianat
  • Semua utusan Allah selalu diuji dengan permusuhan dan pertentangan dari umatnya. Adakalanya Rasul Allah dan kaum mukminin dikalahkan oleh kaum kafir namun pada akhirnya orang-orang berimanlah yang memenangkan perang.
  • Dan itulah ciri-ciri Nabi dan utusan Allah selalu mengajak menyembah pada Allah Yang Esa tidak menyekutukanNya dengan suatu apapun, dan ia melarang ibadah seperti nenek moyang, dan memerintahkan pada umat sholat dan shodakoh, dan menjaga diri dari dosa dan menepati janji, dan mendatangkan amanah

Kaisar Hiroqla adalah penganut Nasrani yang mengakui akan muculnya Nabi akhir jaman namun ia tidak menyangka bahwa Nabi itu datang dari kalangan kaum Arab Quraisy. Sesuai dengan keyakinan sang Kaisar bila ucapan Abu Sofyan benar maka Muhammad (Islam) akan menaklukkan Negara Romawi. Saat itu pula Kaisar Hiroqla menyatakan keinginannya untuk menemui Muhammad dan membasuh kaki Nabi. Setelah itu Kaisar Hiroqla mengeluarkan surat dari Nabi Muhammad dan membacanya di hadapan para hadirin. Surat itu berbunyi:

“Bissmillahirohmaanirrohiim. Dari Muhammad hamba Allah dan utusanNya untuk Hiroqla Penguasa Romawi. Semoga keselamatan bagi orang-orang yang mengikuti Hidayah.

Selanjutnya: Sesungguhnya saya mengajak anda untuk masuk Islam. Islamlah maka anda akan selamat. Dan Islamlah anda maka Allah akan memberi pahala ganda. Namun jika menolak, anda akan menanggung dosa seluruh rakyat.

Wahai ahli kitab ayo bersama kami menetapi akidah yang sama antara kami dan kalian yaitu tidak ada tuhan selain Allah dan tidak menyekutukan Allah dengan apapun, janganlah menjadikan tuhan diantara kita selain Allah. Jika kalian menolak maka bersaksilah bahwa kami adalah kaum Muslimin”.

Setelah kaisar selesai membaca surat ajakan nabi dan mengetahui bahwa sang Kaisar condong pada Nabi Muhammad maka gemparlah seisi istana. Para pejabat Romawi saling bereriak dan Abu Sofyan bersama rombongannya diusir keluar.

Iklan

2 responses to “Dakwah Nabi Muhammad Pada Kaisar Romawi

  1. bagus utk menambah wawasan keagamaan.

  2. muhammad iqbal

    amal sholeh minta sambungan ceritanya dong ustad. alhamdulillahijazakumullahukhoiro

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s