Jujur Tidak Dusta

LDII - Jujur Melalui Surah At-Taubah ayat 119, Allah Ta’ala menasehati orang-orang beriman agar bertaqwa dan menjadi orang yang jujur.

بَابُ قَوْلِ اللَّهِ تَعَالَى: {يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ} [التوبة: 119]

Wahai orang-orang beriman bertaqwalah kepada Allah dan jadilah orang-orang yang jujur.

[Surah At-Taubah ayat 119]

 
Rasulullah s.a.w. mengajarkan umatnya untuk berbuat jujur tidak dusta. Kejujuran seseorang akan membimbing dia pada kebaikan dan kebaikan itu akan menuntunnya ke Surga.

Sebaliknya, orang yang suka berdusta / berbohong maka ia akan diarahkan pada kejelekan dan kejelekan itu akan menjerumuskannya ke neraka.

Dusta adalah salah satu tanda-tanda sifat munafik dalam diri seorang Muslim. Nabi s.a.w. telah ditunjukkan siksa orang yang berdusta yaitu disobek kedua rahangnya di dalam NERAKA.

6094 – حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنْ مَنْصُورٍ، عَنْ أَبِي وَائِلٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «إِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِي إِلَى البِرِّ، وَإِنَّ البِرَّ يَهْدِي إِلَى الجَنَّةِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَصْدُقُ حَتَّى يَكُونَ صِدِّيقًا. وَإِنَّ الكَذِبَ يَهْدِي إِلَى الفُجُورِ، وَإِنَّ الفُجُورَ يَهْدِي إِلَى النَّارِ، وَإِنَّ الرَّجُلَ لَيَكْذِبُ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللَّهِ كَذَّابًا»

… Nabi s.a.w. besabda: “Sesungguhnya kejujuran menuntun pada kebaikan, dan sesungguhnya kebaikan menunjukkan pada surga, dan sesungguhnya seorang laki-laki selalu berbuat jujur sehingga menjadi ahli jujur.

Dan sesungguhnya dusta menuntun orang pada kedurhakaan, dan sesungguhnya durhaka menunjukkan pada neraka, dan sesungguhnya seseorang yang dusta sampai ditulis sebagai ahli dusta di sisi Allah”.

[Hadist Shohih Bukhari No. 6094 Kitabul Adab]

 

6095 – حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ سَلاَمٍ، حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، عَنْ أَبِي سُهَيْلٍ نَافِعِ بْنِ مَالِكِ بْنِ أَبِي عَامِرٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” آيَةُ المُنَافِقِ ثَلاَثٌ: إِذَا حَدَّثَ كَذَبَ، وَإِذَا وَعَدَ أَخْلَفَ، وَإِذَا اؤْتُمِنَ خَانَ “

… Abi Hurairah meriwayatkan, sesungguhnya Rasulalloh s.a.w. bersabda: “Tanda-tanda orang munafik ada tiga: ketika ia bercerita dusta, ketika janji ia ingkar, dan ketika diberi amanah mereka mengkhianati”.

[Hadist Shohih Bukhari No. 6095 Kitabul Adab]

 

6096 – حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ إِسْمَاعِيلَ، حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، حَدَّثَنَا أَبُو رَجَاءٍ، عَنْ سَمُرَةَ بْنِ جُنْدُبٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” رَأَيْتُ اللَّيْلَةَ رَجُلَيْنِ أَتَيَانِي، قَالاَ: الَّذِي رَأَيْتَهُ يُشَقُّ شِدْقُهُ فَكَذَّابٌ، يَكْذِبُ بِالكَذْبَةِ تُحْمَلُ عَنْهُ حَتَّى تَبْلُغَ الآفَاقَ، فَيُصْنَعُ بِهِ إِلَى يَوْمِ القِيَامَةِ “

… Nabi s.a.w. bersabda: “Saya melihat dua orang malaikat pada malam Isro’, Kedua malaikat itu berkata: Orang yang engkau lihat itu disobek rahangnya karena dusta, mereka dusta dengan kebohongan yang ia sebarkan ke seluruh penjuru, maka mereka disiksa pada hari kiamat”.

[Hadist Shohih Bukhari No. 6096 Kitabul Adab]

 
 

Iklan

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s