Berdoa Dengan Amal Andalan

LDII - Amalan Andalan - Setiap Muslim disarankan memiliki satu amalan andalan dalam hidupnya. Amalan andalan bisa berupa amalan rutin walaupun ringan namun dikerjakan terus menerus sepanjang hidup. Amalan andalan juga bisa berupa amalan baik luar biasa yang jarang dilakukan oleh setiap orang.

Pada saat mengalami kesulitan seorang Muslim bisa menyebutkan amalan andalannya untuk mohon pertolongan pada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Hadist Shohih Bukhari No. 2333 Kitabul Muzaro’ah memuat kisah tiga orang mukmin berdoa dengan menyebutkan amalan andalan mereka masing-masing ketika terjebak dalam gua karena pintu gua tertutup longsoran batu saat hujan.

Nabi s.a.w. mengisahkan: Pernah ada tiga orang yang berjalan-jalan dan tiba-tiba turun hujan. Maka mereka berteduh di dalam gua di gunung. Kemudian sebuah batu besar dari gunung jatuh tepat di mulut gua dan menutupi mereka. Maka salah satu mereka berbicara pada yang lain:

“Cobalah cari satu amalan baik yang pernah kalian amalkan karna Allah maka berdoalah pada Allah dengan menyebutkan amalan itu barangkali Allah membukakan pintu gua”.

Salah seorang dari mereka berdoa: “Ya Allah saya memiliki dua orang tua yang sangat renta. Dan saya mempunyai seorang anak yang masih kecil. Saya bekerja mengembala untuk mereka. Ketika hendak pulang saya memerah susu untuk mereka. Maka saya selalu memberi minum kedua orang tua saya dahulu sebelum anak saya. Suatu hari saya terlambat pulang hingga sore hari dan saya menjumpai kedua orang tua saya sudah tidur. Aku memerah susu sebagaimana biasanya dan aku menunggu diatas kepala kedua orang tuaku namun aku takut membangunkan mereka. Saya tetap tidak mau memberi minum anakku meskipun ia rewel di samping kakiku sampai pagi hari. Jika Engkau (Allah) mengetahui sesungguhnya saya mengerjakan itu karena mencari wajahMu maka bukakanlah untukku satu bukaan agar saya bisa melihat langit”.

Seketika itu pula Allah membukakan sedikit pintu gua sehingga mereka dapat melihat langit.

Rojul kedua berdoa: “Ya Allah, saya mempunyai saudara sepupu perempuan, aku jatuh cinta kepadanya sebagaimana cinta seorang lelaki pada wanita, aku berusaha mengencaninya namun ia menolak kecuali diberi seratus dinar. Maka akupun bekerja sampai mengumpulkan seratus dinar. Kemudian ketika saya hendak menzinainya ia berkata: “Wahai hamba Allah takutlah pada Allah, jangan membuka pakaianku kecuali dengan hak”. Maka akupun berdiri meninggalkannya. Jika Engkau (Allah) mengetahui sesungguhnya saya mengerjakan itu karena mencari wajahMu maka bukakanlah pintu gua untukku satu bukaan”.

Maka Allah membuka sedikit lagi pintu gua namun belum bisa untuk keluar.

Kemudian rajul ketiga berdoa: “Ya Allah saya mempekerjakan seseorang dengan upah satu faroq biji-bijian. Ketika telah selesai pekerjaannya ia minta upahnya: “Mana upah saya?”. Dan aku memberikan upahnya namun ia tidak berkenan dan langsung pergi.

Aku terus menerus mengelola upahnya sampai berkembang menjadi seekor sapi berikut pengembalanya.

Suatu ketika mantan pekerjaku itu datang kembali dengan mengatakan: “Takutlah pada Allah”.

Maka aku katakan: “Ambilah sapi dan pengembala itu.”

Ia berkata: “Takutlah pada Allah jangan menghina saya”.

Aku katakan: “Saya tidak menghinamu ambillah”.

Maka iapun pergi membawa sapi berikut pengembalanya. Jika Engkau (Allah) mengetahui sesungguhnya saya mengerjakan itu karena mencari wajahMu maka bukakanlah pintu gua yang masih tertutup untukku”.

Maka Allah membukakan pintu gua.

2333 – حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ المُنْذِرِ، حَدَّثَنَا أَبُو ضَمْرَةَ، حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: ” بَيْنَمَا ثَلاَثَةُ نَفَرٍ يَمْشُونَ، أَخَذَهُمُ المَطَرُ، فَأَوَوْا إِلَى غَارٍ فِي جَبَلٍ، فَانْحَطَّتْ عَلَى فَمِ غَارِهِمْ صَخْرَةٌ مِنَ الجَبَلِ، فَانْطَبَقَتْ عَلَيْهِمْ، فَقَالَ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ: انْظُرُوا أَعْمَالًا عَمِلْتُمُوهَا صَالِحَةً لِلَّهِ، فَادْعُوا اللَّهَ بِهَا لَعَلَّهُ يُفَرِّجُهَا عَنْكُمْ، قَالَ أَحَدُهُمْ: اللَّهُمَّ إِنَّهُ كَانَ لِي وَالِدَانِ شَيْخَانِ كَبِيرَانِ، وَلِي صِبْيَةٌ صِغَارٌ، كُنْتُ أَرْعَى عَلَيْهِمْ، فَإِذَا رُحْتُ عَلَيْهِمْ حَلَبْتُ، فَبَدَأْتُ بِوَالِدَيَّ أَسْقِيهِمَا قَبْلَ بَنِيَّ، وَإِنِّي اسْتَأْخَرْتُ ذَاتَ يَوْمٍ، فَلَمْ آتِ حَتَّى أَمْسَيْتُ، فَوَجَدْتُهُمَا نَامَا، فَحَلَبْتُ كَمَا كُنْتُ أَحْلُبُ، فَقُمْتُ عِنْدَ رُءُوسِهِمَا أَكْرَهُ أَنْ [ص:106] أُوقِظَهُمَا، وَأَكْرَهُ أَنْ أَسْقِيَ الصِّبْيَةَ، وَالصِّبْيَةُ يَتَضَاغَوْنَ عِنْدَ قَدَمَيَّ حَتَّى طَلَعَ الفَجْرُ، فَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنِّي فَعَلْتُهُ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ، فَافْرُجْ لَنَا فَرْجَةً نَرَى مِنْهَا السَّمَاءَ، فَفَرَجَ اللَّهُ، فَرَأَوُا السَّمَاءَ، وَقَالَ الآخَرُ: اللَّهُمَّ إِنَّهَا كَانَتْ لِي بِنْتُ عَمٍّ أَحْبَبْتُهَا كَأَشَدِّ مَا يُحِبُّ الرِّجَالُ النِّسَاءَ، فَطَلَبْتُ مِنْهَا، فَأَبَتْ عَلَيَّ حَتَّى أَتَيْتُهَا بِمِائَةِ دِينَارٍ، فَبَغَيْتُ حَتَّى جَمَعْتُهَا، فَلَمَّا وَقَعْتُ بَيْنَ رِجْلَيْهَا، قَالَتْ: يَا عَبْدَ اللَّهِ اتَّقِ اللَّهَ، وَلاَ تَفْتَحِ الخَاتَمَ إِلَّا بِحَقِّهِ، فَقُمْتُ، فَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنِّي فَعَلْتُهُ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ، فَافْرُجْ عَنَّا فَرْجَةً، فَفَرَجَ، وَقَالَ الثَّالِثُ: اللَّهُمَّ إِنِّي اسْتَأْجَرْتُ أَجِيرًا بِفَرَقِ أَرُزٍّ، فَلَمَّا قَضَى عَمَلَهُ، قَالَ: أَعْطِنِي حَقِّي، فَعَرَضْتُ عَلَيْهِ، فَرَغِبَ عَنْهُ، فَلَمْ أَزَلْ أَزْرَعُهُ حَتَّى جَمَعْتُ مِنْهُ بَقَرًا وَرَاعِيَهَا، فَجَاءَنِي فَقَالَ: اتَّقِ اللَّهَ، فَقُلْتُ: اذْهَبْ إِلَى ذَلِكَ البَقَرِ وَرُعَاتِهَا، فَخُذْ، فَقَالَ: اتَّقِ اللَّهَ وَلاَ تَسْتَهْزِئْ بِي، فَقُلْتُ: إِنِّي لاَ أَسْتَهْزِئُ بِكَ، فَخُذْ، فَأَخَذَهُ، فَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنِّي فَعَلْتُ ذَلِكَ ابْتِغَاءَ وَجْهِكَ فَافْرُجْ مَا بَقِيَ، فَفَرَجَ اللَّهُ “، قَالَ أَبُو عَبْدِ اللَّهِ: وَقَالَ إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ بْنِ عُقْبَةَ، عَنْ نَافِعٍ: فَسَعَيْتُ
[Hadist Shohih Bukhari No. 2333 Kitabul Muzaroah]
Iklan

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s