Akhir Hidup Nabi Shalallohu ‘Alaihi Wa Sallam

LDII - Wafatnya Nabi - Ketika sakit cukup berat Rasulullah s.a.w. berpamitan pada istri-istrinya untuk tinggal di rumah Aisyah dan dirawat di sana. Saat itu Ali, menantunya, dan Abbas, paman beliau, yang membopong Nabi masuk rumah Aisyah.

Di dalam rumah, Nabi bersabda: “Siramlah aku dengan air dalam 7 girabah yang belum dibuka tutupnya, barangkali aku bisa menemui manusia”.

Maka Aisyah mendudukkan Nabi pada bak milik Hafshoh, istri Nabi, dan menuangkan air dalam girabah, sampai Nabi isyaroh: “Bagus, cukup”. Kemudian Nabi keluar pada manusia dan mengimami shalat dan berkhutbah. Ini adalah shalat jamaah dan khutbah terakhir karena setelah itu Nabi tidak pernah keluar lagi selamanya.

Dalam sakitnya itu Nabi s.a.w. memanggil putrinya, Fatimah, dan membisikkan sesuatu dan Fatimah menangis. Kemudian Nabi membisiki Fatimah kedua kali dan Fatimah tertawa. Setelah ditanyakan, ia menangis karena Nabi mengabari beliau akan wafat dalam sakitnya ini. Pada bisikan kedua Fatimah tertawa mendengar kabar bahwa dirinya adalah orang pertama dari keluarga Nabi yang akan menyusul beliau menghadap Allah. Terbukti, Fatimah pun wafat enam bulan kemudian.

Abdurrahman, kakak Aisyah masuk membawa siwak. Nabi isyaroh minta siwak itu. Namun kondisi Nabi saat itu sangat lemah sehingga Aisyah mengunyahkan ujung siwak dan menggosokkan ke gigi Nabi.

Masih di pangkuan istri tercinta, Aisyah, Rasulullah sempat pingsan sejenak kemudian sadar dan menatap langit-langit rumah sambil berdoa:

«اللَّهُمَّ الرَّفِيقَ الْأَعْلَى»

Itulah kalimat dan doa terakhir yang diucapkan Nabi shalalllohu ‘alihi wasallam sebelum beliau pergi untuk selamanya pada usia enam puluh tiga tahun. Inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun.

5714 – حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، وَيُونُسُ: قَالَ الزُّهْرِيُّ: أَخْبَرَنِي عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عُتْبَةَ: أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، زَوْجَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَتْ: لَمَّا ثَقُلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَاشْتَدَّ وَجَعُهُ، اسْتَأْذَنَ أَزْوَاجَهُ فِي أَنْ يُمَرَّضَ فِي بَيْتِي، فَأَذِنَّ لَهُ، فَخَرَجَ بَيْنَ رَجُلَيْنِ تَخُطُّ رِجْلاَهُ فِي الأَرْضِ، بَيْنَ عَبَّاسٍ وَآخَرَ،

… Aisyah r.a., istri Nabi s.a.w. meriwayatkan: Ketika kondisi berat dan semakin parah sakitnya, Nabi berpamitan pada istri-istrinya agar dirawat di rumahku (Aisyah), maka mereka istri memberikan ijin, maka Nabi keluar diantara dua laki-laki dengan menyeret kedua kakinya di tanah, antara Abas dan laki-laki satunya.

فَأَخْبَرْتُ ابْنَ عَبَّاسٍ، قَالَ: هَلْ تَدْرِي مَنِ الرَّجُلُ الآخَرُ الَّذِي لَمْ تُسَمِّ عَائِشَةُ؟ قُلْتُ: لاَ، قَالَ: هُوَ عَلِيٌّ،

Abas menceritakan padaku, dengan berkata: “Tahukah engkau siapa laki-laki satunya itu yang tidak disebut namanya oleh Aisyah? Aku menjawab: “Tidak tahu”. Abbas menerangkan: “Dia adalah Ali”.

قَالَتْ عَائِشَةُ: فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعْدَ مَا دَخَلَ بَيْتَهَا، وَاشْتَدَّ بِهِ وَجَعُهُ: «هَرِيقُوا عَلَيَّ مِنْ سَبْعِ قِرَبٍ لَمْ تُحْلَلْ أَوْكِيَتُهُنَّ، لَعَلِّي أَعْهَدُ إِلَى النَّاسِ» قَالَتْ: فَأَجْلَسْنَاهُ فِي مِخْضَبٍ لِحَفْصَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، ثُمَّ طَفِقْنَا نَصُبُّ عَلَيْهِ مِنْ تِلْكَ القِرَبِ، حَتَّى جَعَلَ يُشِيرُ إِلَيْنَا: «أَنْ قَدْ فَعَلْتُنَّ» قَالَتْ: وَخَرَجَ إِلَى النَّاسِ، فَصَلَّى لَهُمْ وَخَطَبَهُمْ

Aisyah menceritakan: Nabi bersabda setelah ada dalam rumahku, dan keadaan semakin berat sakitnya: “Siramlah aku dengan air dalam 7 girabah yang belum dibuka tutupnya saya ingin bisa menjumpai manusia”.

Aisyah menceritakan: Maka kami dudukkan beliau di bak milik Hafshoh, istri Nabi s.a.w., kemudian saya melakukan menyiram tubuh Nabi dari ketujuh girabah, sampai Nabi memberi isyarat pada kami, “Cukup”.

Aisyah berkata: Dan Nabi keluar pada manusia, maka mengimami sholat mereka dan berkutbah.

[Hadist Shohih Bukhari No. 5714 Kitabul Tibi]

 

3100 – حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي مَرْيَمَ، حَدَّثَنَا نَافِعٌ، سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي مُلَيْكَةَ، قَالَ: قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا: تُوُفِّيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَيْتِي، وَفِي نَوْبَتِي، وَبَيْنَ سَحْرِي وَنَحْرِي، وَجَمَعَ اللَّهُ بَيْنَ رِيقِي وَرِيقِهِ “، قَالَتْ: دَخَلَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بِسِوَاكٍ [ص:82]، «فَضَعُفَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهُ، فَأَخَذْتُهُ، فَمَضَغْتُهُ، ثُمَّ سَنَنْتُهُ بِهِ»

… Aisyah r.a. meriwayatkan: “Nabi shalallohu alaihi wasallam wafat di rumahku, dalam masa giliranku, dan diantara dada dan leherku, dan Allah menyatukan ludah Nabi dengan ludahku”, Aisyah mengatakan: Abdurahman masuk dengan membawa siwak, “Maka Nabi s.a.w. semakin lemah memakai siwak, maka aku memegang siwak itu, kemudian aku mengkumurkan dan menggosokkannya.

[Hadist Shohih Bukhari No. 3100 Kitabul Fardhil Chomis]

 

3715 – حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ قَزَعَةَ، حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ عُرْوَةَ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، قَالَتْ: دَعَا النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَاطِمَةَ ابْنَتَهُ فِي شَكْوَاهُ الَّذِي قُبِضَ فِيهَا ” فَسَارَّهَا بِشَيْءٍ فَبَكَتْ، ثُمَّ دَعَاهَا فَسَارَّهَا فَضَحِكَتْ، قَالَتْ: فَسَأَلْتُهَا عَنْ ذَلِكَ،

… Aisyah r.a. meriwayatkan: “Rasulullah s.a.w. mengundang Fatimah, putrinya, dalam keadaan sakit yang beliau wafat. Nabi membisikkan sesuatu maka Fatimah menangis. Kemudian memanggil kembali dan membisikkan sesuatu tapi kali ini Fatimah tertawa”.

Aisyah mengatakan: “Maka aku menanyakan pada Fatimah perihal manangis dan tertawanya”.

3716 – فَقَالَتْ: سَارَّنِي النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَخْبَرَنِي: أَنَّهُ يُقْبَضُ فِي وَجَعِهِ الَّذِي تُوُفِّيَ فِيهِ، فَبَكَيْتُ، ثُمَّ سَارَّنِي فَأَخْبَرَنِي، أَنِّي أَوَّلُ أَهْلِ بَيْتِهِ أَتْبَعُهُ، فَضَحِكْتُ “

(Setelah Nabi wafat) Fatimah menjawab: “Nabi s.a.w. membisiki aku mengabarkan sesungguhnya beliau akan meninggal dunia dalam sakitnya itu, maka aku menangis, kemudian membisikiku lagi dan mengatakan bahwa aku adalah orang pertama dari keluarga beliau yang akan menyusul beliau, maka akupun tertawa”.

[Hadist Shohih Bukhari No. 3715-3716 Kitabul Manaqib

 

6348 – حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عُفَيْرٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي اللَّيْثُ، قَالَ: حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ المُسَيِّبِ، وَعُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ فِي رِجَالٍ مِنْ أَهْلِ العِلْمِ أَنَّ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ وَهُوَ صَحِيحٌ: «لَنْ يُقْبَضَ نَبِيٌّ قَطُّ حَتَّى يَرَى مَقْعَدَهُ مِنَ الجَنَّةِ [ص:76]، ثُمَّ يُخَيَّرُ» فَلَمَّا نَزَلَ بِهِ وَرَأْسُهُ عَلَى فَخِذِي غُشِيَ عَلَيْهِ سَاعَةً ثُمَّ أَفَاقَ، فَأَشْخَصَ بَصَرَهُ إِلَى السَّقْفِ، ثُمَّ قَالَ: «اللَّهُمَّ الرَّفِيقَ الْأَعْلَى» قُلْتُ إِذًا لَا يَخْتَارُنَا، وَعَلِمْتُ أَنَّهُ الحَدِيثُ الَّذِي كَانَ يُحَدِّثُنَا وَهُوَ صَحِيحٌ، قَالَتْ: فَكَانَتْ تِلْكَ آخِرَ كَلِمَةٍ تَكَلَّمَ بِهَا: «اللَّهُمَّ الرَّفِيقَ الْأَعْلَى»

… Aisyah r.a. meriwayatkan: “Rasulullah s.a.w. pernah bersabda ketika beliau masih sehat: “Seorang Nabi tidak dicabut nyawanya sebelum ditunjukkan tempat duduknya di Surga kemudian disuruh memilih (Di surga atau tetap di dunia).

Ketika beliau sakit dan kepalanya ada di pangkuanku beliau pingsan sesaat kemudian sadar, maka menatap dengan matanya ke langit-langit, kemudian bedoa: «اللَّهُمَّ الرَّفِيقَ الْأَعْلَى»
Saat itu saya bertanya, tidakkah engkau memilih kami. Dan saya tahu cerita ini beliau paparkan ketika beliau masih sehat. Aisah berkata: Itulah kalimat terakhir yang beliau ucapkan.
«اللَّهُمَّ الرَّفِيقَ الْأَعْلَى»

[Hadist Shohih Bukhari No. 3715 Kitabul Manaqib]

 

3536 – حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ عُقَيْلٍ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عُرْوَةَ بْنِ الزُّبَيْرِ، عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا، أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «تُوُفِّيَ، وَهُوَ ابْنُ ثَلاَثٍ وَسِتِّينَ» ، وَقَالَ ابْنُ شِهَابٍ، وَأَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ المُسَيِّبِ مِثْلَهُ

… Aisyah r.a. meriwayatkan: sesungguhnya Nabi s.a.w. wafat ketika beliau umur enampuluh tiga tahun”.

[Hadist Shohih Bukhari No. 3536 Kitabul Manaqib

 

Iklan

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s