Mengikuti Sunah Nabi dan Sunah Khalifa Ar-Rosyidin Al-Mahdiyin

Irbath bin Saariyah meriwayatkan:
Rasulullah s.a.w. memberikan nasehat yang membuat mata umat bergelinang air mata, dan hati mereka bergetar.

Kami bertanya: “Wahai Rasulalloh, Sesungguhnya nasehat engkau seolah-oleh nasehatnya orang yang berpamitan, apakah yang engkau wasiatkan pada kami?”

Rasulullah s.a.w. bersabda:

“Sungguh-sungguh telah aku tinggalkan pada kalian sesuatu yang putih, malamnya nampak seperti siangnya. Tidak akan ada yang menyimpang sepeninggalku kecuali orang-orang yang rusak.

Barang siapa hidup setelah aku akan menjumpai perselisihan yang banyak maka tetapilah dengan apa-apa yang kalian ketahui dari SUNAHKU dan sunah Khalifa Ar-Rasyidin Al-Mahdiyin.

Menggenggamlah pada sunahku dan sunah Khalifa Ar-Rasyidin Al-Mahdiyin itu dengan gigi geraham dan tetapilah taat meskipun pada seorang budak Habasyi (yang jadi Imam). Maka sesungguhnya orang beriman itu seperti onta yang dikeluh (dicocok) hidungnya, kemana ditarik ia akan mengikuti / tunduk”.
[Hadist Ibnu Majah No. 43 Mukodimah – Shohih]
 

43 – حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ بِشْرِ بْنِ مَنْصُورٍ، وَإِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ السَّوَّاقُ، قَالَا: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَنْ مُعَاوِيَةَ بْنِ صَالِحٍ، عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ حَبِيبٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَمْرٍو السُّلَمِيِّ، أَنَّهُ سَمِعَ الْعِرْبَاضَ بْنَ سَارِيَةَ، يَقُولُ: وَعَظَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَوْعِظَةً ذَرَفَتْ مِنْهَا الْعُيُونُ، وَوَجِلَتْ مِنْهَا الْقُلُوبُ، فَقُلْنَا: يَا رَسُولَ اللَّهِ، إِنَّ هَذِهِ لَمَوْعِظَةُ مُوَدِّعٍ، فَمَاذَا تَعْهَدُ إِلَيْنَا؟ قَالَ: «قَدْ تَرَكْتُكُمْ عَلَى الْبَيْضَاءِ لَيْلُهَا كَنَهَارِهَا، لَا يَزِيغُ عَنْهَا بَعْدِي إِلَّا هَالِكٌ، مَنْ يَعِشْ مِنْكُمْ فَسَيَرَى اخْتِلَافًا كَثِيرًا، فَعَلَيْكُمْ بِمَا عَرَفْتُمْ مِنْ سُنَّتِي، وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ، عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ، وَعَلَيْكُمْ بِالطَّاعَةِ، وَإِنْ عَبْدًا حَبَشِيًّا، فَإِنَّمَا الْمُؤْمِنُ كَالْجَمَلِ الْأَنِفِ، حَيْثُمَا قِيدَ انْقَادَ»
__________
[حكم الألباني] صحيح
Iklan

2 responses to “Mengikuti Sunah Nabi dan Sunah Khalifa Ar-Rosyidin Al-Mahdiyin

  1. LDII bukan aliran sesat !!!! Semua komen yg mngatasnamakan “LDII aliran sesat” FITNAH
    I LOVE LDII

  2. Yg dimaksudkan Sunah Khalifa Ar-Rosyidin Al-Mahdiyin itu yang mana ya ? Amsol diterangkan saya blm paham. Ajkk

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s