Makna Mimpi

mimpiBagi seorang Muslimin mimpi dalam tidur bisa mempunyai 3 makna.

Mimpi seorang Muslim yang sholih merupakan bagian dari 70 sifat kenabian.

Bagi seorang Muslim yang sholih mimpi bisa berarti kabar gembira yang benar dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Kedua, mimpi buruk saat tidur merupakan gertak setan untuk menakuti manusia.

Ketiga, mimpi bisa jadi merupakan angan-angan seorang hamba yang terbawa waktu ridur.

Muslimin boleh menceritakan mimpi baiknya namun tidak boleh menyebarkan mimpi buruknya pada orang lain.

Seorang Muslim juga tidak boleh takut dengan mimpinya sehingga tidak mau berbuat karena persangkaan buruk pada mimpinya.

3893 – حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ: حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ أَنَسٍ قَالَ: حَدَّثَنِي إِسْحَاقُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ مِنَ الرَّجُلِ الصَّالِحِ، جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنَ النُّبُوَّةِ»
__________
[حكم الألباني] صحيح

Rasulullah sholallohu alaihi wasallam bersabda: “Mimpi yang baik seorang laki-laki sholeh adalah satu bagian dari empat puluh enam sifat kenabian”.
[Hadist Sunan Ibnu Majah No. 3893 Kitabul Wasoya]

3907 – حَدَّثَنَا هِشَامُ بْنُ عَمَّارٍ قَالَ: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَبِيدَةَ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو عُبَيْدِ اللَّهِ مُسْلِمُ بْنُ مِشْكَمٍ، عَنْ عَوْفِ بْنِ مَالِكٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: ” إِنَّ الرُّؤْيَا ثَلَاثٌ: مِنْهَا أَهَاوِيلُ مِنَ الشَّيْطَانِ لِيَحْزُنَ بِهَا ابْنَ آدَمَ، وَمِنْهَا مَا يَهُمُّ بِهِ الرَّجُلُ فِي يَقَظَتِهِ، فَيَرَاهُ فِي مَنَامِهِ، وَمِنْهَا جُزْءٌ مِنْ سِتَّةٍ وَأَرْبَعِينَ جُزْءًا مِنَ النُّبُوَّةِ “، قَالَ، قُلْتُ لَهُ: أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ؟ قَالَ: نَعَمْ، أَنَا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، أَنَا سَمِعْتُهُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
__________
[حكم الألباني] صحيح

Rasulillah sholallohu alaihi wasallam bersabda: “Mimpi itu ada tiga: Sebagian dari mimpi adalah penakut dari syetan untuk menysahkan anak Adam, sebagian lagi mimpi itu bagian dari angan-angan manusia yang terbawa waktu tidur, dan sebagian lagi mimpi merupakan bagain dari empat puluh enam sifat kenabian”. . . Al-Hadist
[Hadist Sunan Ibnu Majah No. 3907 Kitabul Wasoya]

3913 – حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ قَالَ: أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ، عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ، عَنْ جَابِرٍ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «إِذَا حَلَمَ أَحَدُكُمْ، فَلَا يُخْبِرِ النَّاسَ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِهِ فِي الْمَنَامِ»
__________
[حكم الألباني] صحيح

Rasulillah sholallohu alaihi wasallam bersabda: “Ketika salah satu kalian mimpi buruk maka jangan menceritakannya pada manusia yang syetan mempermainkannya dalam tidurnya”.
[Hadist Sunan Ibnu Majah No. 3913 Kitabul Wasoya]

Iklan

One response to “Makna Mimpi

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s