Qunut Nazilah

Qunut nazilah adalah doa minta perlindungan dan keselamatan buat kaum Muslimin dan melaknat kaum yang mendzalimi / memerangi umat Islam.

Doa qunut nazilah dilakukan dalam sholat wajib 5 waktu saat berdiri dari rukuk sesudah bacaan “sami’allohu liman hamidahu”.

Hadist Muslim Bab No. 54 Kitabu Al Masjidi wa Mawaadhi’i Sholah memuat tentang doa qunut nazilah yang dipraktekkan oleh Rasulllah sholalllohu alaihi wasallam, ketika 70 orang Quro’ (penghafal Quran) dibunuh oleh orang kafir di daerah Bi’ru Ma’unah.

Qunut nazilah dilakukan selama sebulan penuh hanya pada saat genting ketika umat Islam mengalami penindasan, penganiayaan atau peperangan yang mengancam jiwa kaum Muslimin.

Doa ini tidak dilakukan terus menerus sepanjang hidup dan tidak diamalkan dalam keadaan damai.

294 – (675) حَدَّثَنِي أَبُو الطَّاهِرِ، وَحَرْمَلَةُ بْنُ يَحْيَى، قَالَا: أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي يُونُسُ بْنُ يَزِيدَ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ: أَخْبَرَنِي سَعِيدُ بْنُ الْمُسَيِّبِ، وَأَبُو سَلَمَةَ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ، أَنَّهُمَا سَمِعَا أَبَا هُرَيْرَةَ، يَقُولُ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، يَقُولُ حِينَ يَفْرُغُ مِنْ صَلَاةِ الْفَجْرِ مِنَ الْقِرَاءَةِ، وَيُكَبِّرُ وَيَرْفَعُ رَأْسَهُ: «سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ» ، ثُمَّ يَقُولُ وَهُوَ قَائِمٌ: «اللهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ، وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ، وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ، اللهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ كَسِنِي يُوسُفَ، اللهُمَّ الْعَنْ لِحْيَانَ، وَرِعْلًا، وَذَكْوَانَ، وَعُصَيَّةَ عَصَتِ اللهَ وَرَسُولَهُ» ، ثُمَّ بَلَغَنَا أَنَّهُ تَرَكَ ذَلِكَ لَمَّا أُنْزِلَ: {لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ} [آل عمران: 128]

Aba Hurairoh meriwayatkan: Rasulullah sholallohu alaihi wasallam pernah berdoa, ketika selesai bacaan dan takbir dan mengangkat kepalanya waktu sholat subuh:

«سَمِعَ اللهُ لِمَنْ حَمِدَهُ، رَبَّنَا وَلَكَ الْحَمْدُ»

Kemudian berdoa sambil berdiri:

«اللهُمَّ أَنْجِ الْوَلِيدَ بْنَ الْوَلِيدِ، وَسَلَمَةَ بْنَ هِشَامٍ، وَعَيَّاشَ بْنَ أَبِي رَبِيعَةَ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ، اللهُمَّ اشْدُدْ وَطْأَتَكَ عَلَى مُضَرَ وَاجْعَلْهَا عَلَيْهِمْ كَسِنِي يُوسُفَ، اللهُمَّ الْعَنْ لِحْيَانَ، وَرِعْلًا، وَذَكْوَانَ، وَعُصَيَّةَ عَصَتِ اللهَ وَرَسُولَهُ»

“Ya Allah tolonglah Walid bin Walid, dan selamatkanlah Salamah bin Hisham, dan ‘Ayyas bin Abi Robi’ah dan orang-orang lemah dari orang beriman, Ya Allah, keraskanlah injakanMu pada kaum kafir Mudhor dan siksalah mereka seperti tahun-tahun pacekliknya Nabi Yusuf, Ya Allah laknatilah orang-orang Hiyan, dan Ri’lan, dan Dakwan, dan kaum Ushoiyah karena mereka menentang Allah dan RasulNya”.

Kemudian Nabi meninggalkan doa qunut itu setelah turunnya ayat:

{لَيْسَ لَكَ مِنَ الْأَمْرِ شَيْءٌ أَوْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ أَوْ يُعَذِّبَهُمْ فَإِنَّهُمْ ظَالِمُونَ} [آل عمران: 128]

[Hadist Shohih Muslim No. 294 – (675) Kitabu Al Masjidi wa Mawaadhi’i Sholah]
 

302 – (677) حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عُمَرَ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَاصِمٍ، قَالَ: سَمِعْتُ أَنَسًا، يَقُولُ: «مَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَجَدَ عَلَى سَرِيَّةٍ مَا وَجَدَ عَلَى السَّبْعِينَ الَّذِينَ أُصِيبُوا يَوْمَ بِئْرِ مَعُونَةَ، كَانُوا يُدْعَوْنَ الْقُرَّاءَ، فَمَكَثَ شَهْرًا يَدْعُو عَلَى قَتَلَتِهِمْ»

Anas meriwayatkan: “Aku tidak pernah menjumpai Rasulullah bersedih sebagaimana bersedihnya atas musibah hari Bi’ru Maunah, yaitu terbunuhnya 70 orang Quro’, maka Nabi terus selama satu bulan mendoakan berat atas para pembunuhnya”.
[Hadist Shohih Muslim No. (677)-302 Kitabu Al Masjidi wa Mawaadhi’i Sholah]

Iklan

One response to “Qunut Nazilah

Berikan komentar yang relevan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s