Category Archives: Hukum

Menjaga Aurat

Rasulalloh sholallohu alaihi wasallam memerintahkan kaum Muslimin dan Muslimat agar menjaga auratnya kecuali terhadap istrinya / suaminya masing-masing.

Menjaga aurat berarti menutupi seluruh anggota badan dari pandangan orang lain, yang bukan mahromnya.

Bagi wanita seluruh anggota tubuh adalah aurat yang harus ditutupi kecuali wajah dan telapak tangan sesuai dengan Firman Allah dalam Surah An-Nur ayat 31 dan Hadist Termidzi No. 1173 Abwabu Rodho’.
Baca lebih lanjut

Surah Al-Waqi’ah ayat 79

“Tidak ada yang dapat menyentuh Al-Quran kecuali orang-orang yang disucikan”.


Hadist Shohih Bukhari Bab No. 47 Kitabu Tauhid menafsirkan kandungan surat Al-Waqi’ah ayat 79: لَا يَمَسُّهُ إِلَّا الْمُطَهَّرُونَ

Abu Rozin menafsirkan: “Tidak ada yang bisa menjumpai nikmatnya Qur’an dan manfaat Qur’an kecuali orang-orang yang beriman dengan kitab suci Al Quran. Dan tidak ada yang mengamalkan kebenaran Quran kecuali orang yang yakin”.
Baca lebih lanjut

Ijtihad Dalam Islam

LDII - Keadilan Hukum -Hadist Sunan Abu Dawud No. 3592 Kitabul Aqdhiyah menyebutkan ada 3 dasar hukum dalam Islam, yaitu: Kitabillah, Sunnah Nabi dan Ijtihad.

3592 – حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ عُمَرَ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ أَبِي عَوْنٍ، عَنِ الْحَارِثِ بْنِ عَمْرِو ابْنِ أَخِي الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ، عَنْ أُنَاسٍ مِنْ أَهْلِ حِمْصٍ، مِنْ أَصْحَابِ مُعَاذِ بْنِ جَبَلٍ، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمَّا أَرَادَ أَنْ يَبْعَثَ مُعَاذًا إِلَى الْيَمَنِ قَالَ: «كَيْفَ تَقْضِي إِذَا عَرَضَ لَكَ قَضَاءٌ؟» ، قَالَ: أَقْضِي بِكِتَابِ اللَّهِ، قَالَ: «فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فِي كِتَابِ اللَّهِ؟» ، قَالَ: فَبِسُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: «فَإِنْ لَمْ تَجِدْ فِي سُنَّةِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، وَلَا فِي كِتَابِ اللَّهِ؟» قَالَ: أَجْتَهِدُ رَأْيِي، وَلَا آلُو فَضَرَبَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَدْرَهُ، وَقَالَ: «الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي وَفَّقَ رَسُولَ، رَسُولِ اللَّهِ لِمَا يُرْضِي رَسُولَ اللَّهِ» ،

Sesungguhnya Rasulullah sholallohu alaihi wasallam ketika menghendaki mengutus Muadz ke Yaman beliau bersabda: “Bagaimanakah engkau menghukumi ketika masyarakat membutuhkan hukum?.
Baca lebih lanjut

Menuduh Istri Berselingkuh

Istri SelingkuhKetika seorang sahabat Nabi bernama Hilal bin Umayyah melaporkan istrinya telah berzina, Rasulullah sholallohu alaihi wasallam dituruni ayat:

وَالَّذِينَ يَرْمُونَ أَزْوَاجَهُمْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُمْ شُهَدَاءُ إِلَّا أَنْفُسُهُمْ فَشَهَادَةُ أَحَدِهِمْ أَرْبَعُ شَهَادَاتٍ بِاللَّهِ إِنَّهُ لَمِنَ الصَّادِقِينَ (6)

“Orang-orang yang menuduh istrinya berzina dan tidak ada saksi kecuali dirinya sendiri maka hendaklah masing-masing bersumpah empat kali sumpah dengan nama Allah, sesungguhnya dia termasuk orang yang sidiq”.
Baca lebih lanjut

Beratnya Mati Bunuh Diri

Mati Bunuh DiriKitabul Iman Hadist Shohih Muslim Bab 47 menegaskan wajibnya masuk neraka orang yang mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Orang-orang yang mati bunuh diri akan disiksa dalam neraka sebagaimana cara mereka membunuh dirinya.

Orang yang bunuh diri dengan menusukkan pisau ke tubuhnya kelak ia akan memegang pisau dan terus menusukkan ke tubuhnya di dalam neraka jahanam.
Baca lebih lanjut

Menyempurnakan Shalat

Menyempurnakan SholatSalah satu rukun Islam adalah shalat. Orang yang tidak shalat hukumnya KAFIR, pasti ke neraka.

8 – حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى، قَالَ: أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ” بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ ” * رواه البخاري كتب لإيمان

Rasulullah bersabda: ”Agama Islam di bangun atas lima perkara, bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan Muhammad utusan Allah, dan menegakkan shalat, dan membayar zakat, dan haji ke Baitullah, dan puasa Ramadan”.
[Hadist Shohih Bukhari No. 8 Kitabul Iman]

463 – أَخْبَرَنَا الْحُسَيْنُ بْنُ حُرَيْثٍ قَالَ: أَخْبَرَنَا الْفَضْلُ بْنُ مُوسَى، عَنِ الْحُسَيْنِ بْنُ وَاقِدٍ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ، عَنْ أَبِيهِ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «إِنَّ الْعَهْدَ الَّذِي بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمِ الصَّلَاةُ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ»
__________
[حكم الألباني] صحيح

…Rasulullah SAW bersabda: ”Sesungguhnya janji yang membedakan antara kita (orang iman) dan mereka (orang kafir) adalah salat, barangsiapa meninggalkan salat maka sungguh-sungguh ia telah KAFIR“.
[Hadist Nasai No. 463 Kitabu Sholah]
Baca lebih lanjut

Larangan Beribadah di Kuburan

IbadahDalam Hadist Muslim No. (529) – 19 Aisyah r.a. meriwayatkan; Menjelang wafatnya Nabi s.a.w. bersabda: “Semoga Allah melaknati kaum yahudi dan kaum nasrani, karena mereka menjadikan makam Nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah”.

Aisyah r.a. berkata: “Andaikata bukan karena sabda Nabi tersebut makam Nabi Muhammad ditempatkan di luar, akan tetapi makam Nabi ada di dalam rumah karena dikuatirkan apabila dijadikan tempat ibadah”.
Baca lebih lanjut