Category Archives: Puasa

Puasa Sunah Hari Asyura

Kaum Muslimin yang mampu dan tidak berhalangan disunahkan melaksanakan puasa sunah hari Asyura tanggal 9 dan 10 bulan Muharam yang pada tahun ini, insyaAlloh, bertepatan dengan 22 dan 23 Oktober 2015, hari Kamis dan Jumat.

Pengajian LDII

(LDII) Puasa Sunah Hari AsyuraAsyura adalah hari ke sepuluh bulan Muharam dalam kalender Islam. Hari Asyura sebenarnya hari perayaan kaum Yahudi sebagai rasa syukur atas kemenangan Nabi Musa dan kaum Bani Israil atas musuh mereka, Raja Firaun. Ketika hijrah di Madinah Nabi Muhammad s.a.w. memerintahkan umatnya untuk berpuasa satu hari pada hari Asyura karena kaum Muslimin lebih dekat dengan Nabi Musa.

Setelah Allah menurunkan perintah puasa Ramadhan maka puasa asyura menjadi sunah. Untuk membedakan dengan kaum yahudi maka Nabi juga menyarankan kaum Muslimin untuk berpuasa satu hari sebelum hari Asyura yaitu 9 Muharam. Jadi puasa Asyura bisa dilaksanakan tanggal 9 atau tanggal 10 atau kedua-duanya.

Berbeda dengan kaum Yahudi yang berpuasa pada hari Asyura sebagai peringatan / perayaan namun umat Islam berpuasa Asyura adalah untuk mengharapkan ampunan dari Allah subhanahu wata’aala, sebagaimana tertulis dalam hadist Termizi No. 752 Kitabu Shiam.

3397 – حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، حَدَّثَنَا أَيُّوبُ السَّخْتِيَانِيُّ، عَنِ ابْنِ…

Lihat pos aslinya 422 kata lagi

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadlan 1436H Jatuh Pada Hari Kamis

Jakarta (Pinmas) —- Setelah melalui rukyat yang dilakukan di 36 titik di seluruh Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadlan tahun 1436H/2015M jatuh pada hari Kamis, 18 Juni 2015.

Penetapan ini disampaikan langsung oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat jumpa pers usai memimpin Sidang Itsbat Awal Ramadlan di Auditorium H.M. Rasjidi Kantor Kemenag Jl. Thamrin No. 6, Jakarta, Selasa (16/06). Bersama Menag dalam konferensi pers ini, Katum MUI KH. Din Syamsudin, Ketua MUIKH Makruf Amin, dan Dirjen Bimas Islam Machasin.

Menurut Menag, tidak satupun para saksi yang telah ditetapkan untuk melakukan rukyatul hilal di 36 titik di seluruh Indonesia yang berhasil melihat hilal.

“Dalam sidang itsbat, kita mendengar laporan dari sejumlah pelaku rukyat yang ditugasi Kemenag. Tidak kurang 36 orang yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia dan tidak ada satupun  pelaku rukyat yang melihat hilal,” terang Menag.
Baca lebih lanjut

Itikaf dan Lailatul Qodar 10 Hari Akhir Ramadhan

Pengajian LDII

LDII - Itikaf dan Lailatul QodarPada masa kenabian Bani Israil ada 4 orang alim yang selama hidupnya 80 tahun beribadah kepada Allah tanpa berbuat kesalahan sedikitpun. Meraka adalah Ayub, Zakaria, Hizkil bin A’juz dan Yusak bin Nun. Kabar tersebut mengherankan sekaligus membuat iri umat Islam dan para sahabat pada masa Nabi Muhammad s.a.w.

Kemudian Allah mengutus Malaikat Jibril untuk mengabarkan bahwa Allah menurunkan yang lebih baik dari itu yaitu Malam Qodar. Beribadah satu malam saat turunnya Lailatul Qodar pahalanya lebih baik dari pada beribadah selama seribu bulan atau 80 tahun penuh. Menurut petunjuk Rasulullah s.a.w. Malam Qodar jatuh di dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan.

1766 – حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ ابْنُ عُلَيَّةَ، عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتُوَائِيِّ، عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، قَالَ: اعْتَكَفْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْعَشْرَ الْأَوْسَطَ مِنْ رَمَضَانَ، فَقَالَ: «إِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ فَأُنْسِيتُهَا، فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ…

Lihat pos aslinya 753 kata lagi

Ramadhan Sudah Dekat, Ayo Siap-siap Puasa!

Pengajian LDII

(LDII) Puasa RamadhanSebentar lagi bulan Ramadhan segera tiba, saatnya umat Islam melaksanakan ibadah puasa. Puasa di bulan Ramadhan adalah salah satu rukun Islam, kewajiban Muslimin yang tidak boleh ditinggalkan. Sebagaimana Firman Allah dalam Surah Al-Baqarah ayat 183. Puasa adalah ibadah yang istimewa karena amalan puasa untuk Allah dan pahalanya diperhitungkan langsung oleh Allah sendiri.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (183)

Wahai orang-orang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan kepada orang-orang sebelum kalian supaya kalian bertaqwa.

[Surah Al-Baqarah ayat 183]


8 – حَدَّثَنَا عُبَيْدُ اللَّهِ بْنُ مُوسَى، قَالَ: أَخْبَرَنَا حَنْظَلَةُ بْنُ أَبِي سُفْيَانَ، عَنْ عِكْرِمَةَ بْنِ خَالِدٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ” بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ “

… Rasulullah s.a.w. bersabda: “Islam dibangun atas…

Lihat pos aslinya 781 kata lagi

Puasa Sunah Hari Asyura

(LDII) Puasa Sunah Hari AsyuraAsyura adalah hari ke sepuluh bulan Muharam dalam kalender Islam. Hari Asyura sebenarnya hari perayaan kaum Yahudi sebagai rasa syukur atas kemenangan Nabi Musa dan kaum Bani Israil atas musuh mereka, Raja Firaun. Ketika hijrah di Madinah Nabi Muhammad s.a.w. memerintahkan umatnya untuk berpuasa satu hari pada hari Asyura karena kaum Muslimin lebih dekat dengan Nabi Musa.

Setelah Allah menurunkan perintah puasa Ramadhan maka puasa asyura menjadi sunah. Untuk membedakan dengan kaum yahudi maka Nabi juga menyarankan kaum Muslimin untuk berpuasa satu hari sebelum hari Asyura yaitu 9 Muharam. Jadi puasa Asyura bisa dilaksanakan tanggal 9 atau tanggal 10 atau kedua-duanya.

Berbeda dengan kaum Yahudi yang berpuasa pada hari Asyura sebagai peringatan / perayaan namun umat Islam berpuasa Asyura adalah untuk mengharapkan ampunan dari Allah subhanahu wata’aala, sebagaimana tertulis dalam hadist Termizi No. 752 Kitabu Shiam. Menarik sekali, lanjut ah!

Puasa Sunah Hari Arafah

(LDII)  Puasa Sunah Hari Arafah9 Dhul-Hijjah adalah saat jamaah haji melaksanakan Wukuf di padang Arafah. Bagi umat Islam yang tidak sedang melaksanakan haji Allah SWT membuka peluang amalan baik dengan puasa sunah pada Hari Arafah.

Sesuai dengan sabda Nabi s.a.w dalam hadist Muslim no. 196 (1162), puasa satu hari pada Yaumu Arafah, Allah akan mengampuni dosa setahun sebelum puasa dan satu tahun sesudahnya.

Nah, kita yang kuat, longgar dan tidak berhalangan kenapa tidak puasa satu hari pada Hari Arafah 9 Dhul-Hijjah 1443 H atau 14 Oktober tahun ini? Puasa Yaumu Arafah, sungguh satu peluang yang sayang untuk dilewatkan. Bagus sekali infonya, lanjut baca ah!

Sunah Puasa 6 Hari Bulan Syawal

(LDII) Sunah Puasa 6 Hari Bulan Syawal.Apabila Idul Fitri sabagai perayaan setelah puasa Ramadhan, dalam budaya masyarakat Muslim Indonesia ada Hari Raya Ketupat yang merupakan perayaan setelah melaksanakan puasa sunah 6 hari di bulan Syawal.

Orang beriman memang tidak akan henti-henti terhadap kebaikan. Setelah menyelesaikan kewajiban puasa Ramadhan, pada bulan Syawal ini siap menunggu kebaikan yang lain yaitu puasa sunah enam hari. Berpuasa 6 hari bulan Syawal pahalanya sebanding dengan puasa satu tahun penuh. Sungguh satu amalan yang sayang bila dilewatkan.

Sunah puasa enam hari bulan Syawal berdasarkan Sunnah Nabi s.a.w. sebagaimana tertulis dalam hadist Muslim No. 204 – (1164) dan hadist Ibni Majah No. 1715 Kitabushiam. Puasa bulan Syawal boleh dikerjakan berturut turut atau secara acak, yang penting genap enam hari. Lanjut ah!