Larangan Beribadah di Kuburan

IbadahDalam Hadist Muslim No. (529) – 19 Aisyah r.a. meriwayatkan; Menjelang wafatnya Nabi s.a.w. bersabda: “Semoga Allah melaknati kaum yahudi dan kaum nasrani, karena mereka menjadikan makam Nabi-nabi mereka sebagai tempat ibadah”.

Aisyah r.a. berkata: “Andaikata bukan karena sabda Nabi tersebut makam Nabi Muhammad ditempatkan di luar, akan tetapi makam Nabi ada di dalam rumah karena dikuatirkan apabila dijadikan tempat ibadah”.
Baca lebih lanjut

Beribadah Dengan Khusuk

Beribadah dengan khusuk

Pertama kali yang akan musnah dalam umat akhir jaman adalah sifat hati yang khusuk.

Manusia sudah tidak bisa konsentrasi, fokus dan serius dalam beribadah.

Waktu dan pikiran manusia lebih banyak tersita untuk urusan dunia daripada urusan agama dan zdikir pada Allah.

Dalam Surah Al-Hadid ayat 16 Allah Ta’ala menasehatkan, hendaknya orang-orang beriman khusuk hatinya untuk ingat pada Allah dan pada agama Allah.

Janganlah kaum Muslimin seperti orang-orang ahli kitab, Yahudi dan Nasrani, yang umurnya panjang tapi keras hatinya dan banyak melanggar karena tidak khusuk pada Allah. Baca lebih lanjut

Masuk Islam Setelah Kafir

IslamOrang-orang kafir yang masuk Islam setidaknya akan mendapatkan 3 keuntungan:

  1. Amalan buruknya pada masa jahiliyah tidak diperhitungkan / diampuni oleh Allah.
  2. Seluruh amal kebaikan pada masa sebelum Islam dicatat sebagai amal sholeh dan diberi pahala.
  3. Adakalanya seseorang mendapat hidayah agama yang benar karena amal baiknya pada masa jahiliyah.

Orang-orang yang masuk Islam setelah kafir maka harus menghentikan perbuatan atau kebiasaan jelek mereka.

Sebaliknya orang yang pada masa sebelum Islam sudah terbiasa beramal baik, seperti; shodakoh, menyambung famili dan sebagainya maka mereka akan dengan mudah melanjutkan kebiasaan baiknya dalam islam.

Orang-orang Islam yang masih mengerjakan perbuatan dosa maka dosa mereka dikumulatif mulai masa jahiliyah sampai dia menjadi orang Islam.
Baca lebih lanjut

Larangan Tato, Menyambung Rambut, Mencabut Alis dan Merubah Ciptaan Allah

Larangan dalam IslamRasulullah s.a.w. melarang kaum Muslimin mentato tubuh, menyambung rambut, mencabut alis dan merubah ciptaan Allah.

Larangan tersebut tidak terdapat dalam Al Quran namun wajib ditaati oleh setiap orang Islam berdasarkan dalil:

وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا – سرة الحشر اية 7

Apa-apa yang Rasul berikan padamu ambillah (taatilah) dan apa-apa yang Rasul larang maka berhentilah
[Surat Al Hasyr ayat 7)]
Baca lebih lanjut

Gerhana Matahari

LDII - Gerhana Matahari
Gerhana matahari adalah salah satu tanda kebesaran Allah.

Gerhana jangan diartikan macam-macam, dan yang bukan-bukan.

Gerhana jangan dikaitkan dengan kematian atau kelahiran seseorang dan bukan sebagai firasat tertentu.

Ketika terjadi gerhana Rasulullah s.a.w. memerintahkan kaum Muslimin untuk shalat. bersedekah dan mohon perlindungan pada Allah.
Baca lebih lanjut

Bom Bunuh Diri

Bunuh DiriHadist Bukhari No.4202 Kitabul Ghozi mengisahkan tentang seorang sahabat yang berperang bersama Rasulillah s.a.w. di Khaibar.

Laki-laki yang bernama Quzman ini diketahui sangat gigih dan semangatnya luar biasa dalam pertempuran.

Ketika masing-masing pasukan, pasukan Muslim dan pasukan Kafir mundur, Quzman masih terus memburu musuh yang menyendiri atau terpisah dari rombongan.

Sayangnya, ketika terluka, ia merasa kesakitan dan tidak sabar ingin segera mati.

Kemudian Quzman menusukkan pedangnya ke dadanya dan mati bunuh diri.

Rasulullah s.a.w. menghukuminya sebagai ahli NERAKA!
Baca lebih lanjut

Tawakal dan Yakin

yakin-tawakalNabi shalalllohu alaihi wasallam menasehati kaum Mukminin agar bertawakal dan yakin.

“Apabila kalian bertawakal kepada Alloh sebenar-benarnya tawakal, Allah pasti memberi rizki pada kalian sebagaimana Alloh memberi rizki pada burung. Burung-burung itu lapar di pagi hari dan sore harinya kenyang”. Demikian sabda Nabi dalam Hadist Ibnu Majah No. 4164 Kitabul Zuhdi.

Tawakal berarti taat dan pasrah melaksanakan ibadah sesuai tuntunan Allah dan Rasul serta ridho dengan qodar Allah. Hidup sak dermo tidak ongso-ongso, “nrimo ing pandum”, tidak meninggalkan kewajiban agama untuk memburu kehidupan dunia.
Baca lebih lanjut