Tag Archives: mandi jinabat

Mandi Jinabat

Mandi jinabat adalah cara bersuci bagi seorang pria yang mengeluarkan air mani dari farjinya atau sepasang suami istri yang telah melakukan hubungan seksual.

Semula mandi jinabat tidak wajib bila suami belum mengeluarkan mani dalam hubungan intim, namun kemudian ketentuan ini dimansuh. Ketika kedua kemaluan suami dan istri telah bertemu maka keduanya wajib mandi jinabat meskipun tidak keluar mani.
Baca lebih lanjut

Iklan

Tayamum, Bersuci Dengan Tanah

Tayamum adalah bersuci dengan menggunakan debu atau tanah yang suci sebagai pengganti wudhu atau mandi jinabat. Muslimin yang hendak bersuci, berwudhu atau mandi jinabat, untuk sholat apabila tidak menjumpai air maka boleh tayamum.

Orang-orang yang sakit atau terluka, yang tidak diperkenankan terkena air atau bila sekiranya air dapat menggangu atau membahayakan kesehatan maka diperbolehkan tayamum.

وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau selesai berak atau setelah menjima’ istri, jika kamu tidak menemukan air, maka bertayamumlah dengan debu yang suci; usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak mensucikan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur.
[Surah Al-Maidah ayat 6]

Baca lebih lanjut